Sebuah Nama Sebuah Cerita


Deskripsi :
Sebuah Nama, Sebuah Cerita adalah album kelima sekaligus terakhir karya Peterpan yang dirilis pada tahun 2008 (The Best of) sebagai ancang-ancang untuk ganti nama. Single pertama dari album ini adalah Walau Habis Terang. Album ini dirilis pada bulan Agustus 2008 dalam 3 versi, yaitu versi kaset, CD & DVD. Untuk versi CD & DVD, berisi 30 lagu (rinciannya: 4 lagu baru, 1 lagu Chrisye yang diaransemen ulang, dan 25 lagu hits terpopuler dari album-album sebelumnya seperti album Taman Langit, Bintang di Surga, OST. Alexandria dan Hari Yang Cerah...), sedangkan untuk versi kaset hanya berisi 21 lagu (rinciannya: 4 lagu baru, 1 lagu Chrisye yang diaransemen ulang, dan 16 lagu hits terpopuler dari album-album sebelumnya).
Di antaranya lagu Tak ada yang abadi, menceritakan terjadinya Kerusuhan pada bulan Mei 1998 akibat penjarahan toko-toko dan Tragedi di Kampus Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.

Media Player :

Hari Yang Cerah



Deskripsi :

Hari yang Cerah... juga dikenal sebagai Hari yang Cerah untuk Jiwa yang Sepi adalah album studio keempat karya Peterpan yang dirilis pada Mei 2007 melalui Musica Studio's. Singel yang dirilis dari album ini adalah Menghapus Jejakmu, Dibalik Awan, Hari Yang Cerah Untuk Jiwa Yang Sepi, Sally Sendiri, dan Cobalah Mengerti. Album ini merupakan album Peterpan setelah vakum selama satu setengah tahun pasca keluarnya Andika dan Indra dari Peterpan.

Pada tahun 2018, single "Menghapus Jejakmu" menjadi bahan perbincangan publik setelah ada unsur kemiripan pada lagu iKON "Love Scenario". Walaupun memiliki kemiripan namun makna kedua lagu tersebut berbeda. Love scenario menceritakan seseorang yang berpisah dengan cara baik-baik, tanpa menghilangkan kenangan mereka di masa lalu. Sedangkan, makna lagu menghapus jejakmu yaitu tentang seseorang yang ingin melupakan kenangan-kenangan bersama di masa lalu.

Media Player :

Alexandria


Deskripsi :
Peterpan merilis album jalur suara untuk film ini pada tahun 2005. Singel andalan album ini adalah lagu Tak Bisakah. Lagu ini sempat menuai kontroversi karena dijiplak oleh musisi India yang bernama Pritam Pritam untuk film Woh Lamhe Woh Lamhe dengan judul lagu Kya Mujhe Pyaar. Album ini adalah album jalur suara terlaris sepanjang sejarah musik Indonesia yang penjualannya mencapai 1 juta keping.[butuh rujukan] Ada beberapa daftar lagu album ini merupakan hasil daur ulang dari album Peterpan sebelumnya. Seperti Kukatakan Dengan Indah, Sahabat, Aku Dan Bintang, Mungkin Nanti, dan Di Belakangku. Album ini menjadi album terakhir Andika dan Indra sebelum akhirnya keluar pada November 2006.

Media Player :

Bintang Di Surga


Deskripsi :

Bintang Di Surga adalah album musik kedua Peterpan yang dirilis pada tahun 2004 melalui Musica Studio's. Album ini berisi 10 lagu dengan singel yang pertama adalah "Ada Apa Denganmu?" yang dilanjutkan dengan singel "Mungkin Nanti", "Kukatakan Dengan Indah", "Bintang di Surga", "Di Atas Normal", dan "Khayalan Tingkat Tinggi". Album ini menjadi salah satu album terlaris di Indonesia dengan jumlah penjualan sekitar 3 juta keping di mana 2,7 juta keping di antaranya terjual di Indonesia.

Pada tahun 2007, Rolling Stone Indonesia menempatkan album ini ke daftar 150 Album Indonesia Terbaik, sementara lagu "Ku Katakan Dengan Indah" berada dalam daftar 150 Lagu Indonesia Terbaik.

Media Player :

 
Support : Noah Official Store | Facebook | Twitter
Copyright © 2011. Sahabat Banyuwangi - All Rights Reserved
Template Created by Aditya Bintang Published by Noah Official
Proudly powered by Blogger